Dalam era digital, cryptocurrency semakin populer, namun hal ini juga meningkatkan risiko penipuan dan scam. Memahami peraturan anti penipuan menjadi langkah penting agar investasi tetap aman dan legal. Pertama, investor harus mengetahui regulasi resmi yang diterapkan oleh otoritas keuangan di masing-masing negara, termasuk kewajiban pendaftaran platform exchange dan kewaspadaan terhadap token yang tidak terdaftar. Selanjutnya, edukasi tentang jenis scam yang umum terjadi, seperti phishing, pump and dump, dan skema Ponzi, membantu pengguna mengenali tanda-tanda penipuan sejak dini. Investor juga disarankan untuk selalu melakukan verifikasi terhadap proyek crypto, memeriksa whitepaper, tim pengembang, dan reputasi komunitas sebelum berinvestasi. Selain itu, penggunaan wallet resmi, autentikasi dua faktor, dan kebijakan keamanan pribadi menjadi pilar utama melindungi aset digital. Mengikuti berita terbaru dari regulator dan platform terpercaya juga memperkuat kewaspadaan terhadap taktik baru para penipu. Dengan memahami dan mematuhi peraturan anti penipuan, pengguna cryptocurrency dapat mengurangi risiko kerugian dan berpartisipasi dalam ekosistem digital yang lebih aman dan transparan.
